Minggu, 14 Juli 2013

KEPAKAN SAYAP PUNAI MERINDU.

KEPAKAN SAYAP PUNAI MERINDU.

Cerber karangan Ir, Frans SD Syahrial Rawas, MM,
Issued at Gempolsari Indah W45, 12.30 AM, 12 July 2013, Bandung.
Inspiration from Cisondari, Ciwidey Bandung.

Akhir Desember kabut putih menyelimuti hampir separuh tepian danau Ranau dan dinginnya udara pagi terasa sampai kesumsum tulang dan jauh ditepian sana tampak gunung Seminung tegak menjulang dengan puncaknya ditutupi salju abadi.

Di tepian barat, tampak beberapa puluh Camp mahasiswa pelbagai perguruan tinggi dibumi Syailendra ini berdiri kokoh dan bendera kecil berwarna warni berkibar ditiup angin dingin bulan Desember ini.

Didalam salah satu Camp tampak gadis berwajah cantik dengan tubuh tinggi semampai dibalut kulit putih mulus dengan rambut panjang hitam menjelah pinggul. Kedua tangannya memeluk erat erat sebuah gitar dan wajahnya diarahkan ketengah danau.

Maureen sudahlah ngapain kamu memikir masalah itu lagi” . Terdengar suara merdu dari dalam Camp membuyar lamunan gadis itu.

Nggak Yasmine aku lagi mikir bagaimana minta maaf sama Wahyu karena aku yang salah” jawab Gadis cantik itu sambil menoleh kepalanya ke dalam Kemah.

Didalam Kemah gadis dipanggil Yasmine datang dan duduk disamping Maureen. Dipegangnya pundak Maureen dan wajahnya yang bundar ayu itu tampak tersenyum manis memandang wajah Maureen.

Gimana sih ceritanya kok kamu bisa nggak akur dengan Wahyu, kan kalian teman akrab sejak SMA di Bandung dan masuk Universitas Sriwijaya

juga sama dan cuma beda angkatan dan fakultas. Wahyu adalah mahasiswa jurusan kedokteran tingkat dua dan kamu mahasiswi jurusan teknik pertanian tingkat satu”. Cetus Yasmine salah satu gadis manis mahasiswi teknik kimia tingkat dua kepada yuniornya.

Bedanya banyak Yuk Yasmine tanya sama Kelly dan Yessy” sergah Maureen sambil menoleh kepada kedua temannya lagi asyik tiduran didalam Kemah.

Yang dipanggil Kelly dan Yessy cuma nyengir doang maklum wajah mereka masih runyam belum mandi pagi.

Ayuk Yasmine kalau mau tahu bedanya Maureen dan Wahyu cuma soal taste dan environment doang. Kalau Maureen agak high class kalau Wahyu agak konservatif pragmatis” timpal kedua gadis didalam kemah itu.

Contohnya dong jangan berasumsi liar” jawab Yasmine sambil ketawa.

Yessy dan Kelly tertawa cekikikan mendengar pertanyaan sahabatnya. Kedua gadis berparas lumayan itu kembali umbar tawa.

Contohnya gampang kok ayuk , kalau Maureen jika makan empek empek dan tekwan maunya di tempat highclass misalnya Poligon, International Plaza, City Plaza, Palembang International Plaza dll. Kalau Wahyu makan empek empeknya cukup di warung mang Ujuk 10 ulu kadang kadang warung mas Karjo lemabang juga gak apa apa, apalagi nongkrong sambil jajan empek empek dikaki lima di sekitar kampus Unsri Indralaya......... pokoknya gampang gak ruwet kok ”

Kembali kedua Mahasiswi Unsri itu tertawa cekikikan dan Maureen serta Yasmine cuma geleng geleng kepala saja melihat teman temannya bercanda.

Maureen mencoba berdiri dari tempat duduknya dan kedua bola mata yang bening sipit itu mencoba menerawang ketengah danau terbesar di Sumatera Bagian Selatan itu. Ada kehawatirannya terhadap Wahyu yang sudah dianggap sebagai Kakaknya. Ditengah danau yang diselimuti kabut putih itu tampak samar samar perahu yang ditumpangi pemuda itu meliuk meliuk diombang ambingkan ombak Danau Ranau. Dan kehawatiran gadis cantik agak berkurang setelah perahu yang tampak kecil samar samar mulai bergerak menuju tepian.

Hari semakin siang dan sinar Mentari mulai menerobos diselah selah halimun pagi dan sekujur tubuh mulai terasa hangat setelah sepanjang malam merengkuh kedinginan.

Di depan Camp, Maureen berlari kecil menuju tepian danau dimana perahu ditumpangi Wahyu sudah merapat dan pemuda itu tampak sedang mengikat tali perahu ditempatnya. Irama jantung gadis itu makin berdetak keras dan pikirannya kalut manakala ia sampai dihadapan pemuda itu.

Wahyu Saputra mendongakkan kepalanya keatas setelah selesai menambatkan perahunya ditepian. Kedua mata pemuda itu tidak berkedip ketika memandang sebentuk wajah oval yang cantik alami dan rona wajah yang indah dengan kedua pipi yang montok berisi tampak membersit warna merah muda. Senyuman manis menyungging dari kedua bibir tipis yang ranum dan basah. Pemuda itu bangkit dan sambil menggarukkan rambut keriting ikal mayang berjalan perlahan mendekati sang bidadari cantik yang tegak mematung dari negeri dongeng.

Hai Maureen apa kabar bagaimana tidurmu semalam tidak nyenyak ya “ Sapa Wahyu ramah.
Maureen menundukkan kepalanya kemudian perlahan diangkat wajahnya dan mencoba memandang pemuda itu dalam dalam namun senyuman manis itu tetap menghiasi wajahnya yang cantik kemayu.

Baik baik Wahyu dan tidurnya nyenyak kok walau banyak nyamuk “ jawab gadis itu mencoba menahan perasaan.

Gimana teman teman di kemah baik baik juga ? “ Lanjut pemuda itu bertanya sambil memandang wajah gadis itu masih tersipu malu.

Alhamdulillah sehat sehat semua ......... hmm gimana sih kok pagi pagi sekali udah melancong ketengah danau gak takut kedinginan “ Maureen balik bertanya ke Wahyu.

Wahyu kembali garuk garuk kepala gak gatal sambil mencoba berpikir untuk menjawab pertanyaan gadis cantik itu.
Gak tu kan ada jaket tebal nih, tapi kalau ada si cantik disamping ya dinginnya makin gak terasa “ Wahyu coba bercanda.

Siapa sih cantik itu ? “ Maureen balik bertanya sambil otaknya berpikir keras.

Wahyu tertawa kecil dan tangan kanannya menepuk pundak gadis itu.

Ya ini si cantiknya kembang kampus Indralaya “ jawab pemuda kembali sambil memandang wajah cantik itu makin memerah.

Ah kamu pintar aja memuji, kembang cantik kampus Indralaya juga banyak kok “ Maureen coba mengeles.

Wahyu terdiam sejenak dan kemudian dia mengajak gadis itu kembali ke kemah dan udara sekitar danau mulai terasa hangat.

Wahyu aku sebenarnya ingin minta maaf atas kehilapan diriku dikantin tempo hari. Dan aku baru menyadari bahwa sebenarnya diriku dan dirimu dikerjain oleh teman teman dan kita menjadi korban ulah jahil mereka”. Maureen membuka percakapan rada serius.

Oh gitu ya tapi aku gak merasa dijahilin teman teman. Biasa lah Maureen mereka memang suka bercanda ngapain serius “ jawab Wahyu seenaknya.

Bukan begitu Wahyu tapi aku sempat marah padamu di HP dengan kata kurang etis “ Timpal gadis itu mulai memelas.

Wahyu mengelus kepala gadis itu dan pemuda itu tersenyum sambil memandang kedua pipi yang berisi itu tampak basah akibat remaian bulir tetesan air bening yang perlahan mulai turun dari kedua kelopak mata indah itu.

Ala gitu aja dipikirin Maureen, aku merasa smsmu itu menggunakan bahasa cukup sopan “ Jawab Wahyu serius.

Jadi aku sudah dimaaf nich “ Maureen mencoba kepastian Wahyu.

Wahyu kembali tersenyum dan tangan kanannya kembali mengelus rambut gadis cantik itu.

Udah dimaafkan lahir dan bathin................... “ bisik pemuda ketelinga gadis cantik kembang kampus Indralaya.

Terima kasih ya ........... mendengar jawaban langsung darimu hatiku merasa tenang” gadis itu berkata setengah berbisik.

Dipersimpangan jalan kedua remaja itu berpisah dan mahasiswi cantik kembang kampus Indralaya memandang mahasiswa jurusan kedokteran melangkah kecil mengitari pepohonan cemara yang tumbuh lebat disepanjang bukit kecil ditepian danau ranau. Kedua tangannya yang halus mendekap dadanya dan senyuman manis mengembang diwajah gadis cantik yang facenya hampir mirip menyerupai bintang sinetron “ Nabila Syakief”. Yang jelas ada tetesan bulir airmata meremai dikedua pipi yang ranum berisi. Ada kelegaan dilubuk hati yang mendalam manakala udara siang yang segar itu dia hirup memenuhi rongga pernapasannya.

Di kemah sebelah utara, Wahyu merebahkan tubuhnya ditilam karpet yang ia bawa dari rumah. Pemuda itu berusaha memejamkan kedua matanya namun bayangan demi bayangan sebentuk wajah indah melintas dibenaknya.

Vania Amalia Kanti.......” Bisik pemuda itu sambil berusaha memejamkan kedua matanya. Namun wajah cantik Vania mahasiswi Teknik Industri Universitas IBA itu tetap menggoda ingatannya. Dia berusaha mengingatkan wajah cantik ayu itu yang mempunyai senyuman khas dengan lesung pipi yang menghiasi wajahnya manakala senyuman manis itu mengembang aura asmara. Setiap kali wajah itu melintas dibenaknya, maka rasa gelisah dan resah mulai menggelayuti relung hatinya.
Baru saja pemuda itu terlelap tiba tiba handphonenya berbunyi.

Belum tidur Yu............? “ ujar suara merdu itu.

Baru mau deh ... hmm....kenapa Vani” jawab pemuda itu gugup.

Udah ketemu Nabila Syakief nggak” cetus suara merdu itu.

Nabila Syakief ............ gila kamu Vani masa Nabila bintang sinteron ternama itu mau ketemu aku “ jawab Wahyu.

Suara merdu didalam HP itu tertawa renyah.

Bukan Nabila Syakief pesinetron cantik itu tapi yang kumaksud adalah Nabila Syakief kembang Kampus Universitas Sriwijaya Indralaya “

Oh.......... Maureen Helen Maudy”. Wahyu berusaha menebak.

Seratus buat kamu Wahyu gimana udah ketemu sama Nabila Katanya mau minta maaf soal tempohari itu. Tapi awas loh lama lama ngobrol bisa jatuh cintrong dan kamu bisa antrian sama ratusan brondong kampus untuk bersaing mendapatkan hatinya” Suara merdu di HP kembali bersuara renyah riang.

Ah gak ah kalau antrian sama brondong brondong buat bersaing mendapatkan Nabila Syakief Kampus Unsri. Mendingan menggaet Cathy Sharon Universitas IBA kan masih menjomblo terus hahahaha” canda Wahyu menggoda cewek tsb.


Suara cewek didalam HP itu kembali tertawa renyah dan manja.

Wahyu siapa sih Cathy Sharon Universitas IBA itu”

Wahyu kembali tertawa ngakak karena candanya mulai direspon oleh gadis itu.

Rambut panjang, tubuh agak ceking dan tinggi semampai, kulit putih bule dan face sangat mirip Cathy Sharon” Ujar Wahyu sambil tertawa kecil.

Ah kamu pintar merayu............. dasar gebe” timpal cewek itu.

Apa itu gebe Vania” cetus Wahyu penasaran.

Kembali cewek itu tertawa dan setengah berbisik dia berkata.

Gebe itu alias Gombal Brondong hmm gimana sih hasil pembicaraan kalian apakah Nabila udah kamu maafin ” .

Hmm soal pembicaraan kami itu rahasia deh. Kalau aku bocorin nanti jadi konsumsi nyamuk pers kampus” Jawab Wahyu kalem.

Please deh Wahyu masa cowok ganteng rebutan cewek kampus kayak kamu pelit amat sih” Timpal Vania.

Wahyu kembali tertawa geli dan pemuda itu mencoba menggoda gadis yang ia idamkan selama ini.

Masa rahasia orang dibocorin segala Vani..................... itu rahasia banget antara aku dengan Maureen” Jawab Wahyu.

Jangan jangan kamu cium Nabila Syakief kembang Unsri itu. Aku gak percaya macam kamu buaya kampus mau melepas kijang emas begitu saja” pancing Vania Amalia Kanti.

Alamak jelek jelek aku ini ustad jebolan pondok Gontor tau” . Ujar Wahyu sambil tertawa ngakak.

Suara cewek di dalam HP itu kembali meninggi dan merdu.

Ah aku gak percaya, track record dirimu di SMA Negeri Tiga Bandung cukup membuat bulu kudu cewek cewek Palembang merinding ih “

Dari mana fitnah itu berawal “ cetus Wahyu ketawa geli.

Dari adik angkatanmu sama sama dari kota Kembang” . Vania memancing emosi Wahyu biar masuk jebakannya.

Siapa sih cewek comel itu kalau aku tau aku cium dia seratus kali “. kembali Wahyu dibuat penasaran.

benar mau cium dia seratus kali. Ok bung dengar ini, rahasia petualangmu itu kami sadap dari Nabila Syakief kembang kampus Unsri dan mantan kembang SMA kalian di Bandung. Cetus Vinia merasa jebakannya mengena.

Ah aku tidak percaya Maureen Helen Maudy yang membuat gosip murahan itu jangan jangan hanya akalan kamu mau mengorek rahasia pribadiku” . pancing Wahyu agak nakal.

Awas kamu sudah janji mau cium Nabila Syakief seratus kali ya...penuhi janjimu”. Kembali Vania mencecar pemuda itu.

Wahyu menutup wajahnya dengan bantal dan wajahnya memerah manakala membayangkan ia memeluk dan mencium mesra Maureen Helen Maudy yang wajahnya mirip Nabila Syakief.

Ah gak ah aku mau cium Cathy Sharon dari Universitas IBA aja deh biar seribu kali juga gak masalah enak kok”. Jawab wahyu sekenanya.

Boleh gak apa asal kamu mau jadi pacarnya Nabila Syakief” .ucap cewek itu dengan nada manja.

OK asal Nabila Syakief dan Cathy Sharon mau jadi pacar aku” . Pancing Wahyu Saputra.

Hmm kena jebakan ya dasar Gebe.....gak la yau kalau mau dimadu”. Timpal Vania

hihihi kalau begitu kamu mau jadi pacar aku dong. Sumpah Vani kamu gak akan didua-in”. ujar Wahyu ketawa geli.

Vania mendengar Wahyu menggoda dia langsung matikan komunikasi mereka.

Cathy Sharon Van IBA.......... this is a preliminary starting point to fall in love “ . guman Wahyu dalam hatinya. (Bersambung).



Tidak ada komentar: