Keutamaan Bulan Suci Ramadhan
by : Frans SD Syahrial Rawas, Ir, MM.
Assalamualaikum Wr Wb,
Alhamdulillah, sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan
yaitu bulan yang ditunggu dan diagung agung oleh seluruh umat Islam diseluruh
penjuru muka bumi ini. Bahkan bulan ini juga merupakan bulan yang diistimewakan
(sangat spesial) oleh Allah SWT dibandingkan bulan bulan yang lain karena di
dalam bulan Ramadhan Rabb kita Allah SWT pahala menyediakan amal yang berlipat
ganda apabila kita melakukan ibadah dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya.
Bulan Ramadhan merupakan bulan yang agung dan mulia, dan memiliki
banyak keutamaan dan keistimewaan, mengandung di dalamnya kebaikan dari Allah
SWT dengan memberi ganjaran pahala yang berlipat bagi mereka yang ingin mencarinya.
Beberapa keutamaan bulan suci Ramadhan adalah :
1. Bulan tarbiyah untuk mencapai derajat taqwa
Sebagaimana dalam QS Al Baqarah: 183, Allah Berfirman
:
2. Bulan diturunkannya Al Qur’an.
Bulan Ramadhan, yang
pada bulan itu Al Qur’an diturunkan sebagai petunjuk buat manusia dan penjelasan
tentang petunjuk itu, dan sebagai pemisah (yang haq dan yang batil) (QS Al
Baqarah: 185). Hal ini dijelaskan oleh Tuhan Allah SWT dalam FirmanNya QS
Albaqarah :185
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ
فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ
فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ
عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ
وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ
عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan,
bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi
manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang
hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri
tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan
barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah
baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang
lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran
bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu
mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu
bersyukur.
3. Bulan yang paling utama, bulan penuh berkah.
Bulan
yang paling utama adalah bulan Ramadhan, dan hari yang paling utama adalah hari
Jum’at (HR At-Thabarani) . Dari Ubadah bin Ash-Shamit, bahwa Rasulullah saw
-pada suatu hari, ketika Ramadhan telah tiba- bersabda: Ramadhan telah datang
kepada kalian, bulan yang penuh berkah, pada bulan itu Allah swt memberikan
naungan-Nya kepada kalian. Dia turunkan Rahmat-Nya, Dia hapuskan
kesalahan-kesalahan, dan Dia kabulkan
do’a. pada bulan
itu Allah swt akan melihat kalian berpacu melakukan kebaikan. Para malaikat
berbangga dengan kalian, dan perlihatkanlah kebaikan diri kalian kepada Allah.
Sesungguhnya orang yang celaka adalah orang yang pada bulan itu tidak mendapat
Rahmat Allah swt”. (HR Ath-Thabarani).
4. Bulan ampunan dosa, bulan peluang emas melakukan
ketaatan.
Rasulullah saw bersabda: Shalat lima waktu, dari Jum’at ke
Jum’at, dari Ramadhan ke Ramadhan, dapat menghapuskan dosa-dosa, apabila
dosa-dosa besar dihindari. (HR Muslim). Barang siapa yang melakukan ibadah di
malam hari
bulan
Ramadhan, karena iman dan mengharapkan ridha Allah, maka dosa-dosanya yang
telah lalu diampuni. (Muttafaqun ‘alaih). Apabila Ramadhan datang, maka
pintu-pintu syurga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan syaithon-syaithon
dibelenggu. (Muttafqun ‘alaih).
5. Bulan dilipat gandakannya amal
shaleh.Rabb-Mu berkata: “Setiap perbuatan baik dilipat gandakan
pahalanya sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus kali lipat, kecuali puasa, puasa
itu untuk-Ku, dan Akulah yang akan membalasnya. Puasa adalah perisai yang
melindungi dari api neraka. Bau mulut orang yang berpuasa di sisi Allah lebih
wangi dari pada parfum misik.
Apabila orang bodoh berlaku jahil kepada
seseorang diantara kamu yang tengah berpuasa, hendaknya ia katakan: “Aku sedang
berpuasa, aku sedang berpuasa”. (HR At-Tirmidzi)
6. Ramadhan
bulan jihad, bulan kemenangan.
Dan masih banyak lagi kesuksesan dan kemenangan besar diraih
umat Islam di bulan suci Ramadhan antara lain Kemenangan pasukan Islam
(muslimin) dibawah pimpinan Sulthan Salahudin el Ayubi di alepo terhadap pasukan
Salib dibawah pimpinan pasukan ordo Knight Templar yang dipimpin Balian
dari Ibelin serta Raja Reginald de Chattilon dari Prancis. Dilanjutkan dengan
meraih kemenangan besar puncaknya di lembah Hattin itu juga terjadi pada bulan
suci Ramadhan dimana hancurnya pasukan infantri dan pasukan kavaleri pasukan
Salib dibawah pimpinan Raja Raja Eropa yaitu King Richard the lion Hearth dari
Inggris, King Guy de Lusignan dari Prancis, Raihand de voge dari German dan King
Henri III dari Belanda oleh pasukan Muslimin dibawah pimpinan panglima perang
jago strategi militer yang ulung yaitu Sultan Salahudin El Ayubi yang berwatak
ulama, wara' (rendah hati) dan tawadhu'.
Dari Hattin tepatnya di pertengahan bulan Ramadhan,
saat jutaan pasukan muslim dalam keadaan shaum ditengah panas terik musim
kering, Salahudin dan jutaan pasukan muslim bergerak menuju kota-kota Acre,
Beirut dan Sidon untuk dibebaskan. Selanjutnya Salahudin bergerak menuju
Yerussalem. Dalam pembebasan kota-kota ataupun benteng Salahudin selalu
mengutamakan jalur diplomasi dan penyerahan daripada langsung melakukan
penyerbuan militer. Pasukan Salahudin mengepung Kota Yerussalem , pasukan salib
di Yerussalem dipimpin oleh Balian dari Obelin. Empat hari kemudian Salahudin
menerima penawaran menyerah dari Balian. Yerussalem diserahkan ketangan kaum
muslimin. Salahuddin menjamin kebebasan dan keamanan kaum Kristen dan Yahudi.
Fragmen ini di abadikan dalam film “
Kingdom Of
Heaven” besutan sutradara Ridley Scott. Tanggal 27 Rajab 583 Hijriyah atau
bertepatan dengan Isra Mi’raj Rasulullah SAW, Salahudin memasuki kota
Yerussalem.
Ada suatu percakapan yang menarik dalam film Kingdom
Of Heaven yang dapat saya simak, yang kurang lebih seperti ini (maaf kalau
pendengaran saya dalam menangkap dialog bahasa inggris kurang sempurna) :
Balian : ”Saya serahkan kunci kota Yerussalem kepada anda,
tapi anda harus dapat bisa menjamin keselamatan kami, orang-orang
non-muslim”
Salahudin: ”Saya akan jamin keselamatan anda”
Balian : ” Apa yang dapat menjamin kami bahwa anda akan
menepati janji anda ?” (Balian masih ingat saat-saat Yerussalem jatuh ke tangan
pasukan Salib, banyak penduduk sipil muslim yang dibantai sampai kota Yerussalem
sesak oleh mayat, dan Balian khawatir Salahudin melakukan hal yang sama )
Salahudin : ” (diam sejenak..menatap tajam Balian) Saya
akan menepati janji, Insya Allah ..saya adalah Salahudin saya dan semua pasukan
muslim bukan seperti orang-orang anda yang tidak bermoral tidak
berperikemanusiaan, kami diajarkan oleh Tuhan dan Rosul kami untuk menghormati
dan mengamankan jiwa dan harta semua penduduk sipil kristen dan yahudi dan
termasuk semua jutaan tawanan pasukan perang salib dan raja rajanya ”.
Di Yerussalem, Salahudin kembali menampilkan kebijakan dan
sikap yang adil sebagai pemimpin yang shalih. Mesjid Al-Aqsa dan Mesjid Umar bin
Khattab dibersihkan tetapi untuk Gereja Makam Suci tetap dibuka serta umat
Kristiani diberikan kebebasan untuk beribadah didalamnya. Salahudin berkata :”
Muslim yang baik harus memuliakan tempat ibadah agama lain”. Sangat kontras
dengan yang dilakukan para pasukan Salib di awal penaklukan kota Yerussalem
(awal perang salib), sejarah mencatat kota Yerussalem digenangi darah dan mayat
dari penduduk muslimin yang dibantai. Sikap Salahudin yang pemaaf dan murah hati
disertai ketegasan adalah contoh kebaikan bagi seluruh alam yang diperintahkan
ajaran Islam. Dan sejarah dunia yang mencatat dengan tinta emas bagaimana
kemajuan demi kemajuan yang siginifikan yang dicatat oleh umat muslim di bulan
suci Ramadhan.
Semoga dalam bulan suci ini kita bersama sama mencoba
meraih ketaqwaan (memperbanyak amal dan ibadah), memperdalam
ilmu alquran (ilmu tajdwid, ilmu tafsir) dan ilmu agama islam
(Fiqh, ilmu tauhid, mutala'ah hadist, bahasa arab) untuk meraih
keberkahan, menghapus dosa dosa, meningkatkan kesalehan dan tak lupa
bekerja keras untuk meraih kemenangan baik prestasi didunia maupun
diakhirat seperti dicontoh para Rosul, Nabi, ulama tabi'in mapun para
suhada, para panglima dan pasukan islam dalam meraih kemenangan demi kemenangan,
dan kesuksesan demi kesuksesan. Termasuk para peneliti dan sarjana islam
semacam Ibnu Sina (Avicenna) , Abu Qasim Al-Zahrawi dan Al-Razi (Razhes) ahli
Parmasitikal dalam bidang kedokteran dan pengobatan. Abu aL-qasim khalaf pakar
penemu ilmu bedah, Penemu Aljabar (Matematika) pertama didunia adalah Abu
Abdullah Muhammad Ibn Musa Al-Khwarizmi. Aljabar berasal dari Bahasa Arab
"al-jabr" yang berarti "pertemuan", "hubungan" atau "penyelesaian",. Abu Nasr
Mansur ibnu Ali ibnu Iraq penemu hukum "sinus dan cosinus" dan banyak karya
karya sarjana Islam lain lainnya yang berhasil atas sukses prestasi
keilmuannya justru di Bulan Suci Ramadhan, dan buku buku (kanun) karyanya banyak
diadopsi dan dikembangkan serta diakui oleh para sarjana sarjana barat.
Wasalamualaikum Wr Wb.
Selamat menunaikan Ibadah Shaum.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar